regional

Diduga Tidak Profesional, Kurir SPX Gapura Membuat Resah Konsumen

Kurir SPX Gapura diduga tidak profesional dalam pengiriman paket

Sumenep — Seorang konsumen aplikasi belanja online Shopee berinisial SB, warga Desa Karangbudi, Kecamatan Gapura, Kabupaten Sumenep, mengeluhkan dugaan ketidakberesan dalam proses pengiriman barang oleh layanan kurir SPX Express wilayah Gapura.

Berdasarkan keterangan SB, status pengiriman dalam aplikasi Shopee tercatat “sampai” dan “diterima” pada 28 Desember 2025. Namun, hingga kini barang yang dimaksud diakui belum pernah diterima oleh yang bersangkutan.

Merasa dirugikan, SB kemudian menghubungi kurir yang tercantum dalam aplikasi melalui nomor WhatsApp. Dalam percakapan tersebut, kurir berinisial AHW menyampaikan bahwa paket telah diserahkan kepada seorang perempuan yang disebut sebagai istri penerima.

Penjelasan tersebut dinilai menimbulkan kejanggalan. SB menegaskan bahwa pada tanggal pengiriman, dirinya bersama keluarga sedang berada di luar kota untuk menghadiri sebuah acara, sehingga tidak ada orang di rumah yang memungkinkan menerima paket.

Kecurigaan konsumen bertambah setelah melihat foto bukti pengiriman yang diunggah oleh kurir. Menurut SB, foto tersebut tidak menunjukkan lokasi rumah miliknya, sehingga memunculkan dugaan adanya kesalahan pengantaran atau ketidaksesuaian prosedur dalam proses distribusi paket.

Atas kejadian tersebut, SB merasa dirugikan dan berharap pihak SPX Express maupun Shopee dapat segera melakukan penelusuran internal, memberikan klarifikasi resmi, serta menyelesaikan persoalan secara adil sesuai ketentuan perlindungan konsumen.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari pihak SPX Gapura maupun Shopee terkait insiden tersebut. Konsumen berharap kasus serupa tidak kembali terulang dan kurir yang terbukti lalai dapat dikenakan sanksi sesuai ketentuan yang berlaku.

Explore More

Politik & Hukum

JSI Desak Presiden Prabowo Hentikan Sementara Program MBG di Madura, Soroti Dampak Gizi dan Ekonomi

Trending Hari Ini