Sumenep – Sekolah Tinggi Agama Islam Nasy’atul Mutaallimin (STAINAS) Sumenep melalui Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) menggelar kegiatan coaching penelitian dengan menghadirkan dosen UIN Satu Tulungagung, A. Zahid, S.Sos., M.Si., Selasa (9/9/2025). Acara tersebut dipusatkan di ruang kelas Tasawuf Psikoterapi, Gedung STAINAS lantai 1.
Ketua STAINAS Sumenep, Anas Musthafa, menilai kegiatan ini sebagai bentuk komitmen kampus dalam memperkuat fondasi akademik. “Penelitian merupakan ruh perguruan tinggi. Harapannya, coaching ini mampu menumbuhkan semangat riset baik bagi mahasiswa maupun dosen,” tuturnya.
Dalam kesempatan itu, Zahid menekankan pentingnya menulis sebagai ciri khas seorang akademisi. “Menulis adalah karakter insan kampus. Dari tulisan, kita bisa melihat apakah seseorang layak disebut akademisi, bukan sekadar rutinitas belajar dan mengajar,” jelasnya.
Sementara itu, Ketua LPPM STAINAS, Aqil Husein Almanuri, menegaskan bahwa kegiatan ini membawa pesan akademik yang kuat. “Tema coaching ini adalah menciptakan kultur ilmiah berintegritas. Itu berarti penelitian harus ditempatkan sebagai komitmen akademik yang bermoral, bukan hanya urusan administratif,” katanya.
Aqil juga menambahkan bahwa program ini akan ditindaklanjuti secara nyata. “Kami akan melaksanakan mentoring bagi mahasiswa dan dosen agar penelitian tidak berhenti di ruang kelas, tetapi menghasilkan karya yang terpublikasi dan mendorong lahirnya riset kolaboratif,” pungkasnya