Sumenep – Aliansi Penyelamat Masyarakat Sumenep (APMS) menggelar audiensi dengan Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, dan Perhubungan (Disperkimhub) Kabupaten Sumenep, terkait dugaan penyimpangan dalam pelaksanaan program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) tahun 2024.
Baca Juga: Di Balik Drama BSPS Sumenep – Ketika Korupsi Diselubungi Silaturahmi
Audiensi tersebut dihadiri langsung oleh Kepala Disperkimhub, Yayak, Serta Kabid bidang perumahan dan permukiman Noer Lisal Anbiyah, yang juga merangkap sebagai Tim Verifikasi BSPS.
Dedy menilai bahwa dugaan penyimpangan yang terjadi di lapangan seharusnya tidak akan muncul apabila Disperkimhub menjalankan tugas dan fungsinya secara benar. Ia juga menyatakan bahwa hal ini mencerminkan adanya kelalaian dari Dinas Perkimhub sebagai leading sektor di daerah yang memiliki kewenangan dalam melakukan verifikasi faktual..
“Kalau memang benar-benar Disperkimhub menjalankan tugas dan fungsinya secara benar, tidak akan ada penyimpangan di bawah dan kami menilai ini adalah kelalaian dari Dinas Perkimhun selaku Leading sektor didaerah yg memilki kewenangam Verifikasi Faktual,” ujar Dedy tegas.
Menanggapi hal tersebut, Kepala Disperkimhub, Yayak, menyatakan bahwa pihaknya hanya menerima data dari Tim Fasilitator Lapangan (TFL), pendamping BSPS, dan kepala desa. “Kami hanya melakukan verifikasi berdasarkan data yang diterima dari lapangan,” jelasnya.
Sementara itu, Kabid Perumahan dan Permukiman, Noer Lisal Anbiyah, mengaku kewalahan dalam proses verifikasi karena Sumenep merupakan daerah dengan penerima BSPS terbanyak di wilayah Madura. “Saya tidak mungkin melakukan pengecekan satu per satu,” ungkapnya.
Meski demikian, Dedy tetap mengecam dugaan penyimpangan tersebut dan menuding bahwa permasalahan di lapangan justru disebabkan oleh kelalaian dari tim verifikasi itu sendiri.
Kami sudah berkomitmen bakal mengawal kasus ini dan kami akan kembali ke Disperkimhub bukan dengan Audensi melainkan Aksi demontrasi karena ini merupakan kelalain dari Disperkimhub. Ujar Dedy koordinator APMS